Banyak orang menganggap keramas adalah rutinitas biasa, padahal cara kamu mencuci rambut sangat berpengaruh pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Tanpa sadar, beberapa kebiasaan saat keramas justru bisa bikin rambut jadi kering, mudah patah, bahkan rontok. Berikut 5 kebiasaan buruk saat keramas yang perlu kamu hindari dan cara memperbaikinya!
Air panas memang terasa nyaman, tapi bisa menghilangkan minyak alami rambut dan membuat kulit kepala kering.
Solusi: Gunakan air hangat suam-suam kuku atau air dingin untuk menjaga kelembapan rambut.
Menuang sampo langsung ke kulit kepala bisa menyebabkan penumpukan produk dan iritasi.
Solusi: Tuang sampo ke telapak tangan, busakan dulu, baru ratakan ke rambut dan kulit kepala.
Menggosok rambut dan kulit kepala terlalu keras saat keramas dapat merusak batang rambut dan membuat rambut mudah patah.
Solusi: Pijat kulit kepala secara lembut dengan ujung jari, jangan gunakan kuku.
Sisa sampo atau kondisioner yang tertinggal bisa menyebabkan kulit kepala gatal dan rambut lepek.
Solusi: Bilas rambut sampai benar-benar bersih, pastikan tidak ada busa yang tersisa.
Rambut basah lebih rapuh dan mudah patah jika langsung disisir setelah keramas.
Solusi: Keringkan rambut dengan handuk lembut (ditepuk, bukan digosok), lalu sisir dengan sisir bergigi jarang setelah setengah kering.
Keramas yang benar akan membuat rambut lebih sehat, kuat, dan berkilau. Hindari lima kebiasaan buruk di atas dan mulai terapkan cara yang tepat agar rambut kamu selalu dalam kondisi terbaik!
Beli Fibratin Sekarang di Official Store Fibratin.com

marketplace available at:

marketplace available at:
